Wednesday, August 17, 2011

Penyejuk Jiwa;


Malam ini, sama seperti semalam dan kelmarin. Kelopak mata kiri engkau masih berkedip-kedip. Terasa berat mengundang seluruh tubuh badan, seperti dihempap si gergasi hitam.

Untuk apa engkau lelapkan mata. Jika engkau tahu ramalan neosis itu satu pembohongan belaka. Sebenarnya engkau terlalu lemah untuk menerima takdir. Engkau tahu engkau tidak setabah Ayub. Tapi engkau harus percaya setiap perkara yang terjadi ada tujuan dan hikmahnya - klise.

Saat ini engaku sedang keliru tentang prediksi yang mereka lemparkan. Dan ketika ini engkau sedang dihimpit malang. Antara mistik dan makrifat tuhan.

Allah s.w.t berfirman:

"Dan (ingatlah kisah) Ayub ketika ia menyeru Tuhannya: (Ya, Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang. Maka Kami pun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalian keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah."
(QS. al-Anbiya': 83-84)


6 comments:

+amiera+ said...

dugaan hebat adalah untuk orang yang hebat :)

Sang Tekukur said...

benarkah..

Nurarnida Sabrina said...

Tapi engkau harus percaya setiap perkara yang terjadi ada tujuan dan hikmahnya - klise.

Biar klise. Tapi betul dan sebenar2 nya

Sang Tekukur said...

@Nurarnida Sabrina

setuju. tiada bantahan.

Waqheh said...

gua pun.

Sang Tekukur said...

@Waqheh

mende lu ni. mende.